Rezaabiyasa's Blog

Oktober 15, 2009

Job Design

Filed under: Uncategorized — rezaabiyasa @ 1:48 pm

Cara di mana tugas-tugas pekerjaan seseorang diatur dapat memiliki dampak langsung pada / nya kesehatan mental dan fisik, serta pada kinerja pekerjaan. Tugas dan cara di mana pekerjaan dapat diselenggarakan baik melengkapi desain stasiun kerja fisik atau mengurangi dari itu. For example, ergonomically designed workstations will not eliminate all problems for individuals who perform repetitive work for 8 hours a day, day after day. Sebagai contoh, dirancang ergonomis workstation tidak akan menghilangkan semua masalah bagi individu yang melakukan pekerjaan berulang-ulang selama 8 jam sehari, hari demi hari. Generally, health complaints can be significantly reduced if individuals are given a variety of tasks , as well as some control over their work. Umumnya, keluhan kesehatan dapat dikurangi secara signifikan jika individu diberi berbagai tugas, serta kontrol atas pekerjaan mereka. Rearranging activities can help alleviate fatigue and/or boredom. Kegiatan menata ulang dapat membantu meringankan kelelahan dan / atau kebosanan. Jobs where employees experience a high level of job satisfaction generally have at least one or more of the following characteristics: Pekerjaan di mana karyawan mengalami tingkat tinggi kepuasan kerja umumnya memiliki setidaknya satu atau lebih dari karakteristik berikut: Task Variety Tugas Ragam The ability to vary the tasks performed and to move about at various times during the day. Kemampuan untuk memvariasikan tugas dilakukan dan untuk bergerak di berbagai kali dalam sehari. This variation provides a change in mental activity as well as physical well-being through movement and changes in body postures. Variasi ini memberikan perubahan dalam aktivitas mental serta kesejahteraan fisik melalui gerakan dan perubahan dalam postur tubuh. Task Identity Tugas Identity Where possible, tasks should fit together to make a complete job since this gives the employee a sense of doing a whole job from beginning to end with a visible output. Bila memungkinkan, tugas harus sesuai sama untuk membuat pekerjaan lengkap karena hal ini memberikan rasa karyawan melakukan pekerjaan secara keseluruhan dari awal hingga akhir dengan output terlihat. Task Significance Signifikansi Tugas People like to feel that they have achieved something meaningful during his/her working day. Orang seperti merasa bahwa mereka telah mencapai sesuatu yang bermakna selama ia / nya hari kerja. It is important for them to see the importance of the tasks that are performed adn how completion of these tasks contributes to the organization. Penting bagi mereka untuk melihat pentingnya tugas-tugas yang dilakukan dan bagaimana menyelesaikan tugas-tugas ini memberikan kontribusi kepada organisasi. Autonomy Otonomi Where possible, employees should have input as to how their jobs are done, the order of tasks, the speed of work, etc. Where possible, employees should have the opportunity to participate in decisions which affect them. Bila memungkinkan, karyawan harus memberikan masukan mengenai bagaimana pekerjaan mereka selesai, urutan tugas, kecepatan kerja, dll Bila memungkinkan, karyawan harus memiliki kesempatan untuk berpartisipasi dalam pengambilan keputusan yang mempengaruhi mereka. Feedback Umpan balik The supervisor should provide constructive feedback regarding employee performance. Pengawas harus memberikan umpan balik yang membangun mengenai kinerja karyawan. Panduan Umum Membangun Job Description

1. Pelajarilah rencana bisnis perusahaan dan struktur organisasi saat ini.

2. Analisa atau pelajari jabatan-jabatan yang ada dengan metode wawancara (atau metode observasi langsung) dengan masing-masing pemegang jabatan untuk mengerti kemampuan, keahlian, pengetahuan yang diperlukan untuk menjalankan jabatan/pekerjaan tersebut dengan baik. Ingat kembali sejauh mana pekerjaan-pekerjaan tersebut berhubungan dengan rencana dan tujuan bisnis perusahaan. Validasi akurasi hasil pengamatan maupun analisa jabatan dengan supervisor dari jabatan terkait.

3. Pelajari konsistensi maupun keselarasan hasil analisa jabatan dari berbagai jabatan yang ada dengan struktur organisasi yang ada dan lakukan penyelarasan yang diperlukan.

4. Bangun job description untuk masing-masing jabatan, yang berisikan tugas dan tanggung-jawab utama, sasaran utama pekerjaan, maupun kualifikasi yang diperlukan untuk jabatan berdasarkan informasi yang didapatkan dari langkah-langkah di atas. Sebagai panduan, tulislah job description seringkas mungkin sehingga seseorang yang tidak familiar dengan jabatan tersebut, dapat mengerti dengan cepat ruang-lingkup, tugas dan tanggung-jawab, kebutuhan dari jabatan tersebut. Mulailah selalu dengan kata kerja. Sertakan informasi mengenai nama jabatan, pangkat/grade/level, lokasi (Departemen, Divisi, Group) dan atasan si penjabat.

5. Perbaiki job description sesuai dengan perkembangan organisasi. Pertanyaan berikutnya mengenai hal apa yang paling urgent yang perlu dilakukan dalam menangani departemen SDM tidak dapat kami jawab karena kami perlu mendapatkan informasi lebih lengkap, apa yang menjadi masalah dengan departemen ini? Dengan berkembangnya perusahaan, selintas perlu dipikirkan apa harapan utama Bapak dari Departemen SDM? Apa tugasnya ke depan hanya menangani administrasi dan bagian umum saja, atau ada harapan yang lebih? Apakah dengan demikian dapat disatukan dengan Departemen Keuangan, yang secara praktis memiliki kebutuhan kompetensi yang berbeda? Banyak informasi lain yang diperlukan sebelum kami dapat memberikan masukan yang tepat.

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: